Social Icons

Pages

Minggu, 20 Oktober 2013

10 Ribu Rupiah

Ada seorang sahabat menuturkan kisahnya. Dia bernama Budiman. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan.
Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!"

Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah. Wanita pengemis itu lalu menerimanya. Tatkala tahu jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan, ia lalu menguncupkan jari-jarinya mengarah ke mulutnya. Kemudian pengemis itu memegang kepala anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke mulutnya, seolah ia ingin berkata, "Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami
tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan!"

Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata, "Tidak... tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!"
Ironisnya meski tidak menambahkan sedekahnya, istri dan putrinya Budiman malah menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan. Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mengecek saldo rekeningnya. Saat itu memang tanggal gajian, karenanya Budiman ingin mengecek saldo rekening dia.


Di depan ATM, Ia masukkan kartu ke dalam mesin. Ia tekan langsung tombol INFORMASI SALDO. Sesaat kemudian muncul beberapa digit angka yang membuat Budiman menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening.
Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM. Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya. Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Uang itu Kemudian ia lipat kecil untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadi meminta tambahan sedekah.

Saat sang wanita pengemis melihat nilai uang yang diterima, betapa girangnya dia. Ia pun berucap syukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan: "Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Terima kasih tuan! Semoga Allah memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga. Semoga Allah memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga. Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang shaleh dan shalehah. Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga...!"

Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu mengharukan. Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih saja. Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu. Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putri kecilnya, "Dik, Alhamdulillah akhirnya kita bisa makan juga....!"
Deggg...!!! Hati Budiman tergedor dengan begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan. Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian mereka berdua yang berlari menyeberang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana.

Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu. Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman. Mata Budiman kini mulai berkaca-kaca dan istrinya pun mengetahui itu. "Ada apa Pak?" Istrinya bertanya.

Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan: "Aku baru saja menambahkan sedekah kepada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!"

Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman mengatakan bahwa ia memberi tambahan sedekah kepada wanita pengemis. Namun Budiman kemudian melanjutkan kalimatnya:
"Bu..., aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu. Saat menerimanya, ia berucap hamdalah berkali-kali seraya bersyukur kepada Allah. Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita. Panjaaaang sekali ia berdoa!

Dia hanya menerima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur. Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat aku mengecek saldo dan ternyata di sana ada jumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah. Saat melihat saldo itu, aku hanya mengangguk-angguk dan tersenyum. Aku terlupa bersyukur, dan aku lupa berucap hamdalah.

Bu..., aku malu kepada Allah! Dia terima hanya 10 ribu begitu bersyukurnya dia kepada Allah dan berterimakasih kepadaku. Kalau memang demikian, siapakah yang pantas masuk ke dalam surga Allah, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak berucap hamdalah."

Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba. Ya Allah, ampunilah kami para hamba-Mu yang kerap lalai atas segala nikmat-Mu

kisah diambil dari http://myquran.org/forum/index.php/topic,82145.0.html di posting oleh andy swan
gambar dari http://mathedu-unila.blogspot.com/2010/07/gambar-uang-10-ribu-baru.html

sumber : www.kisahinspirasi.com (copas)

kamu boleh lihat gallery saya di
deviantart : http://askapainter.deviantart.com/
behance :  http://www.behance.net/aska11

Sabtu, 19 Oktober 2013

TIPS SEMANGAT KERJA

BERIKUT BEBERAPA TIPS AGAR SEMANGAT KERJAKerja memang cape sangat cape dengan tugas-tugas yang numpuk, Loyalitas jadi harga mati, meskipun naik gaji belum pasti. :) , tentunya kita mensti bertahan lama dalam pekerjaan kita jaman sekarang memang susah cari kerja semakin banyak pesaing. nah cara kita agar kita betah di pekerjaaan kita (bagi yang sudah kerja) berikut tipsnya :

1. Berkumpul dengan orang-orang menyenangkan di kantor

Kapanpun Anda merasa tak memiliki semangat kerja, berkumpulah dengan orang-orang yang bisa menghibur Anda di kantor. Orang tersebut bisa teman, rekan kerja, atau mungkin lebih dari sekadar teman. Hal ini bisa membuat Anda lebih santai dan merasa lebih baik. Dengan begitu, Anda bisa lebih semangat bekerja di kantor.

2. Bermain dengan hewan peliharaan
Jika Anda pecintah hewan, Anda bisa merasa lebih nyaman setelah bermain dengannya. Saat teman kantor Anda sedang sibuk, Anda bisa bermain dengan hewan tersebut untuk menenangkan prikiran.
Sebelum pergi ke kantor, ajak hewan peliharaan Anda jalan-jalan sebentar. Setelah melakukannya, Anda juga akan merasakan semangat yang lebih besar untuk bekerja.

3. Kunjungi tempat yang tenang
Banyak tempat tenang yang bisa dikunjungi saat Anda merasa jenuh untuk bekerja. Jika tempat tinggal Anda dekat dengan taman kota yang hijau, Anda bisa duduk di sana sambil membaca.
Tak hanya itu, sedikit olahraga di tempat terbuka yang tenang bisa memberikan dorongan motivasi yang baik bagi tubuh Anda. Lewat kegiatan tersebut, Anda akan lebih bersemangat menghadapi tumpukan pekerjaan di kantor.

4. Berpikir positif
Kurangnya semangat saat bekerja bisa jadi dipengaruhi masalah pribadi. Namun jangan anggap bahwa masalah merupakan kendala dalam hidup. Cobalah berpikir positif dan menganggap masalah tersebut sebagai pembelajaran dalam hidup Anda.
Dengan berpikir positif, Anda akan bekerja dengan lebih efisien dan terhindar dari kejenuhan saat berada di kantor.

5. Lakukan hal-hal yang bisa membuat Anda senang
Beda orang maka beda pula cara mengatasi kesedihan dan berbagai perasaan negatif yang dihadapi. Beberapa memilih makan sebanyak-banyaknya saat merasa dirinya tak produktif.
Sementara sebagian lain, khususnya wanita lebih senang berbelanja saat tak bersemangat melakukan sesuatu. Begitu pula dengan Anda, carilah hal-hal yang bisa membuat Anda kembali bersemangat sesegera mungkin.



copy + edit + add
dari
sumber : http://bisnis.liputan6.com

kamu boleh lihat gallery saya di
deviantart : http://askapainter.deviantart.com/
behance :  http://www.behance.net/aska11